KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi.
TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka.
MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu?
MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya.
CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak...
             
             


Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.




Hit Counter
Hit Counter






JAGAT GOMBAL

  • Tentang saya
  • 6 Alasan ngeblog
  • 4 Alasan gerakan nonblog
  • Gombalabel: bualan seorang pemulung
  • Gombalkartu: dari seseorang yang tidak bisa bermain remi



    KETERSANGKUTAN

  • Pengumpan Sindikasi
  • IndoBlogdrivers
  • Planet Terasi
  • Blogfam
  • Padhang Mbulan
  • Lesehan



    Subscribe with Bloglines








    KABAR BUNGKUSAN

    AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.



    KABAR KOCOKAN

    SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.





    powered by FreeFind





    Free Shoutbox







  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

     
    21.7.05 | 15:56
    Kardus Siap Angkut
    Hanya sedikit toko oleh-oleh yang ingat pada tugasnya sebagai penyedia barang tentengan.
    perhatikan potongan slang buat tentengan SAYA selalu mengagumi penjual yang ingin memudahkan pembeli. Misalnya toko oleh-oleh di Pasar Genteng, Surabaya. Kardus baru — aha, bukan reuse! — sudah mereka siapkan. Beragam ukuran. Anyar gres, lengkap dengan logo toko. Ah kalau cuma segitu sih biasa. Tapi mereka pun punya mesin pemasang tali pengikat seperti milik perusahaan ekspedisi. Pengikatan lebih cepat, rapi, dan kuat. Lebih dari itu, mereka juga sudah menyiapkan, lantas memasangkannya, potongan slang plastik. Buat apa? Ya buat pegangan supaya pembeli tak kerepotan, agar jemari tidak pingget saat menenteng kardus.

    Nah setelah pengemasan kilat selesai, sampai kardus siap tenteng, itu baru 99 persen tahap. Ternyata pelayan toko sudah menyiapkan spidol untuk menulisi kardus agar mudah dikenali. Pembeli mau minta tolong boleh, mau nulis sendiri silakan. Ini yang namanya bisnis yang bener.

    Saya membayangkan, alangkah okenya kalau nanti mereka memasang printer khusus pencetak stiker label seperti bagian check in maskapai penerbangan. Tersambung dengan cahs register, pembeli cukup ditanya harga mau dimasukkan atau tidak [karena siapa tahu penerima tak boleh tahu biaya], lantas sretttt, menjulurlah stiker berisi nama si pembeli berikut daftar isi belanjaan. Stiker itu tinggal ditempelkan. Nama didapat dari kartu debet atau kartu kredit [minus nomor, tentu saja] yang terekam di alat penggesek.

    Sebuah angan-angan yang terlalu jauh? Saya rasa tidak. Tiga tahun lalu, sebuah kios ikan asin dan kerupuk ikan di tengah umpel-umpelan Pasar Genteng tak hanya memakai telepon dan faksimile, tetapi juga e-mail. Memang sih toko itu masih pakai kardus seadanya yang diikat sekadarnya. Tapi gini lho, yang kelas "los dalem" saja bisa mengadopsi teknologi informasi, apalagi kelas Boga Jaya dan di atasnya.

    neenoy
    July 21, 2005   10:16 PM PDT
     
    seingat saya, malah toko oleh2 dekat pasar genteng juga menyediakan jasa pengiriman kardus2 itu. beli oleh2 tapi malas menenteng? silahkan tulis alamat tujuan dan bayar ongkos kirim. kembali ke kota asal, kardus oleh2 sudah duluan sampai. :)
    melly
    July 21, 2005   09:21 PM PDT
     
    di medan, beli bika ambon juga udah disediain kotak untuk siap bawa, bahkan klo mo beli duren. justru kalo di jakarta, repot mo bela beli ini itu..
    kabul
    July 21, 2005   06:55 PM PDT
     
    halo pak, ini artikelnya interesting sekali ... suatu hal yang kelak mungkin bisa saya tiru atau kembangkan. Terima-kasih atas infonya.
    fahmi
    July 21, 2005   04:29 PM PDT
     
    iya iya persis seperti kata hermawan kartajaya di buku yg ditulis bareng aa gym itu (lupa judulnya)... whatever your business, it is service business. btw potongan selang plastik itu apa sudah ada yg punya hak patennya ya?
    |


    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry * Home * Next Entry
                 
    © Kéré Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober 2005.
    Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya.
                 

    Blogdrive