KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi.
TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka.
MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu?
MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya.
CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak...
             
             


Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.




Hit Counter
Hit Counter






JAGAT GOMBAL

  • Tentang saya
  • 6 Alasan ngeblog
  • 4 Alasan gerakan nonblog
  • Gombalabel: bualan seorang pemulung
  • Gombalkartu: dari seseorang yang tidak bisa bermain remi



    KETERSANGKUTAN

  • Pengumpan Sindikasi
  • IndoBlogdrivers
  • Planet Terasi
  • Blogfam
  • Padhang Mbulan
  • Lesehan



    Subscribe with Bloglines








    KABAR BUNGKUSAN

    AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.



    KABAR KOCOKAN

    SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.





    powered by FreeFind





    Free Shoutbox







  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

     
    3.5.06 | 17:33
    Sang Romo Mbecak
    Buku unik karya gabungan penulis, fotografer, dan desainer grafis.
    sindhunata mbecak LUCU tapi juga getir. Kehidupan tukang becak itu dikemas oleh Sindhunata [pastor yang sebaiknya menggembalakan kesebelasan], Agus Leonardus [fotografer jempolan dari Yogya], dan Ong Hari Wahyu [desainer grafis laris, terutama untuk sampul buku] dalam Waton Urip.

    Tulisan mengalir lancar, enak dibaca, tak terasa kita digiring ke tepian kontemplatif. Harap maklum, semasa aktif sebagai jurnalis, Sindhunata itu termasuk empu fiturnya Kompas.

    Foto-foto hitam putih Agus di atas HVS itu boleh kita perlakukan sebagai karya lepas, sehingga kita bisa membolak-balik halaman tanpa peduli teks si Romo. Tata letak dan tipografi dimainkan oleh Ong secara sederhana, tak ruwet, tapi efektif. Sungguh sebuah kolaborasi nan elok.

    Free Image Hosting at www.ImageShack.us Di sana ada Ponirah, perempuan yang sudah 15 tahun membecak. Ia ibu dari enam anak. Setiap ia pagi bangun pukul empat untuk menanak nasi dan menjerang air, lantas pukul enam menggenjot becak. Ponirah pernah mengangkut empat pria penumpang, satu di antaranya membonceng di spatbor belakang sadel.

    Baru Senin sore kemarin buku itu saya dapatkan dengan menitip melalui seorang kawan. Basiyo Mbecak, salah satu rekaman monumental almarhum Basiyo [file bisa kita minta dari Godril], dikemas oleh Romo Sindhu dengan kocak sekaligus menyentuh. Antara kecerdasan, kebijaksanaan, dan kenaifan kadang [ternyata] tipis batasnya.

    Dunia tukang becak, pahamkah kita? Buku ini membantu pengenalan kita. Tentu dengan catatan harus mengingat latar kisah di Yogya dan sekitarnya. Becak dan tukang becak daerah lain mungkin beda langgamnya, wong bentuk becaknya saja sudah berbeda, misalnya di Pantura Jawa Barat.

    Saya menyukai tulisan ringan karya orang pintar, baik yang minum jamu maupun tidak. Kawicaksanan, kawaskitan, intelektualitas, tak harus ditunjukkan dalam tulisan yang ruwet dengan daftar pustaka, berikut tebaran ibid dan op.cit, yang mengundang decak sekaligus kerut kening.

    Bukan, bukan. Saya bukannya antitulisan ilmiah mapun ngilmiah [scientistic, not scientific], karena saya yakin setiap jenis dan gaya tulisan punya kepentingan dan ranah masing-masing. Untuk orang macam saya, tulisan ringan renyah sungguh cocok.

    Waton Urip memberikan itu semua: enak dibaca dan mengantarkan sebuah jendela awal pemahaman tentang tukang becak.

    JUDUL: Waton Urip | PENYUSUN: Sindhunata [naskah], Agus Leonardus [foto] & Ong Hari Wahyu [grafis] | PENERBIT: Nineart Publishing, Yogyakarta, November 2005 | UKURAN: 20,5 x 22,5 cm | TEBAL: 144 halaman | HARGA: Rp 75.000

    Taufiq
    December 13, 2006   07:33 PM PST
     
    Sayangnya tulisan Ajisaka (HaNaCaRaKa) yang ada di bagian bawah-kanan sampul buku ini salah tulis, di situ yang terbaca adalah WATNO URIP. Kenapa begitu? secara literal memang salah (saya bisa menunjukkan bagaimana cara menuliskannya dengan benar) tetapi yang jelas dalam hal ini tidak ada proofreader HaNaCaRaKa di redaksi penerbitnya. Sampai dilepas ke pasar pun tak ada yang menyadari dan tak ada pula edisi revisinya. Aksara ini memang sudah tidak ada lagi penggemarnya dan kayaknya bakal punah dalam waktu yang tak terlalu lama. (Maaf kalau ini bukan berkomentar mengenai fotografinya).
    Taufiq, Yogyakarta
    myr
    May 5, 2006   07:13 PM PDT
     
    pengen pinjem yg ini nih.

    I miss jogya, bantul...magelang...reallyyyy. dah lama ga jajan angkringan n gudeg lesehah :)) kapan2 huhuu..
    nona cyan
    May 4, 2006   11:16 PM PDT
     
    haaaa!
    salah satu idola yang belum sempet ketemu!
    dia SJ sih ya...jadi nggak di paroki tertentu?
    nona cyan
    May 4, 2006   11:16 PM PDT
     
    haaaa!
    salah satu idola yang belum sempet ketemu!
    dia SJ sih ya...jadi nggak di paroki tertentu?
    siberia
    May 4, 2006   09:17 PM PDT
     
    waduh...piala dunia udah dekat. saya kok jadi kangen tulisan ttg sepakbolanya Romo Sindhunata ini.


    Yenny
    May 4, 2006   11:54 AM PDT
     
    Mbah, yang sederhana itu yang uenakkk, makanya nasi kucing biar murah rasanya uenakkkkk tenan :D
    Mbilung
    May 4, 2006   11:51 AM PDT
     
    Pak De, mbok saya dibantu bikin buku bagus tentang diri saya ini. Judulnya sudah dapet ... Waton Suloyo :-)
    sahrudin
    May 3, 2006   11:51 PM PDT
     
    isi blog ini sangat layak juga dibikin buku.
    |


    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry * Home * Next Entry
                 
    © Kéré Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober 2005.
    Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya.
                 

    Blogdrive